Narata.co – Inter Milan menunjukkan semangat pantang menyerah yang luar biasa pada pekan ke-22 Serie A. Sempat tertinggal dua gol lebih dahulu, skuad asuhan Cristian Chivu akhirnya menang telak 6-2 atas Pisa dalam laga yang berlangsung di Giuseppe Meazza, Sabtu (24/1/2026).
Pisa sempat mengejutkan publik tuan rumah melalui dua gol cepat Moreo pada menit ke-11 dan ke-23. Tertinggal 0-2 membuat Inter merespons cepat. Momen kunci terjadi pada menit ke-34 saat Federico Dimarco masuk menggantikan Luis Henrique. Masuknya Dimarco mengubah total alur serangan Nerazzurri.
Kebangkitan Inter dimulai pada menit ke-39 lewat eksekusi penalti Piotr Zielinski. Hanya dua menit berselang, kapten Lautaro Martinez menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat sundulan maut memanfaatkan umpan silang Dimarco. Sebelum babak pertama berakhir, Esposito membalikkan keadaan menjadi 3-2 melalui gol sundulan lainnya di masa injury time.
Baca juga: Jadon Sancho Bawa Aston Villa Segel Tiket 16 Besar Europa League
Di babak kedua, Inter tampil dominan dengan melepaskan total 34 tembakan sepanjang laga. Namun, mereka baru bisa ‘membunuh’ pertandingan di sepuluh menit terakhir.
Federico Dimarco mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-82 lewat tendangan voli kaki kiri yang spektakuler.
Empat menit kemudian, pemain pengganti Bonny menambah keunggulan menjadi 5-2 lewat aksi individu menawan. Pesta gol Inter akhirnya ditutup oleh Henrikh Mkhitaryan pada masa injury time setelah memanfaatkan bola pantul dari Bisseck.
Kemenangan krusial ini memantapkan posisi Inter Milan di puncak klasemen Serie A dengan raihan 52 poin dari 22 pertandingan.



