• Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
Kamis, Maret 19, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Narata
  • Home
  • News
  • Indepth
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Home
  • News
  • Indepth
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
No Result
View All Result
Narata
No Result
View All Result

CAF Putuskan Senegal Kalah WO, Maroko Menang 3-0 di Final AFCON 2025

by Redaksi
Maret 18, 2026
in Olahraga
Keterangan Foto: Timnas Sepak Bola Senegal menjadi juara Piala Afrika 2025. (Sumber: Instagram @Footballsenegal)

Keterangan Foto: Timnas Sepak Bola Senegal menjadi juara Piala Afrika 2025. (Sumber: Instagram @Footballsenegal)

Narata.co – Konfederasi Sepak Bola Afrika atau Confédération Africaine de Football (CAF) dengan resmi memutuskan tim nasional Senegal kalah walkover (WO) pada laga final Piala Afrika 2025. Keputusan tersebut membuat Maroko dinyatakan menang dengan skor 3-0.

Putusan ini diambil berdasarkan Pasal 84 Regulasi Piala Afrika setelah banding yang diajukan Fédération Royale Marocaine de Football (FRMF) dikabulkan. Dalam pernyataan resminya, CAF menyebutkan bahwa keputusan Komite Disiplin sebelumnya dibatalkan. Badan Banding CAF menilai tindakan tim Senegal melanggar Pasal 82 dan 84 regulasi kompetisi.

“Tim Senegal dinyatakan kalah dalam pertandingan, dengan hasil 3-0 untuk Maroko,” demikian bunyi putusan tersebut, Rabu (18/3/2026).

Selain itu, protes yang diajukan FRMF juga dinyatakan sah. CAF menyimpulkan Fédération Sénégalaise de Football (FSF) bertanggung jawab atas pelanggaran yang dilakukan timnya.

Dalam putusan terpisah, CAF juga menjatuhkan sanksi kepada pemain Maroko, Ismaël Saibari. Ia dinyatakan bersalah atas pelanggaran disiplin dan dijatuhi hukuman larangan bermain dua pertandingan resmi CAF, dengan satu pertandingan ditangguhkan. Namun, denda sebesar 100.000 dolar AS terhadap pemain tersebut dibatalkan.

Terkait insiden lain dalam pertandingan, CAF menyatakan FRMF bertanggung jawab atas perilaku ball boy. Denda untuk pelanggaran ini dikurangi menjadi 50.000 dolar AS.

Sementara itu, denda sebesar 100.000 dolar AS atas gangguan di area VAR tetap diberlakukan. Adapun denda terkait insiden penggunaan laser dikurangi menjadi 10.000 dolar AS. CAF menegaskan seluruh permohonan lain di luar keputusan tersebut ditolak.

Berdasarkan laporan Reuters, laga final yang digelar di Rabat pada 18 Januari 2026 berlangsung dramatis dan penuh kontroversi. Senegal awalnya menang lewat gol Pape Gueye pada menit ke-94 setelah pertandingan berakhir imbang tanpa gol di waktu normal.

Namun, sebelum gol tersebut terjadi, pertandingan sempat terhenti setelah Senegal melakukan aksi walk out selama sekitar 14–15 menit sebagai bentuk protes terhadap keputusan penalti untuk Maroko.

Penalti tersebut kemudian gagal dimanfaatkan oleh Maroko setelah tendangan Brahim Diaz berhasil digagalkan kiper Senegal, Édouard Mendy. Meski Senegal kembali ke lapangan dan melanjutkan pertandingan hingga menang, CAF menilai aksi meninggalkan lapangan tanpa izin wasit merupakan pelanggaran serius.

Keputusan banding CAF menyatakan tindakan tersebut masuk kategori pelanggaran yang berujung pada kekalahan otomatis.

“Senegal dinyatakan telah forfeited pertandingan final,” demikian laporan tersebut.

Dengan keputusan ini, hasil akhir pertandingan diubah menjadi kemenangan 3-0 untuk Maroko, sekaligus memastikan gelar juara AFCON 2025 berpindah tangan.

Selain itu, CAF juga menjatuhkan sejumlah sanksi tambahan, termasuk hukuman kepada pemain Maroko Ismaël Saibari serta denda terkait insiden dalam pertandingan. Keputusan ini memicu kontroversi luas dan rencananya akan diajukan banding lanjutan oleh federasi sepak bola Senegal ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Tags: 2025CAFKonfederasi-Sepak-Bola-AfrikaMarokoPiala-AfrikaSenegal
Redaksi

Redaksi

Next Post
Keterangan Foto: Pemain Real Madrid, Vinicius Jr, mencatatkan brace ke gawang Manchester City di Liga Champions 25/26. (Sumber: Media Official Real Madrid)

Hasil Liga Champions: Real Madrid, Arsenal, PSG, dan Sporting CP Melaju ke 8 Besar

Recommended

Ilustrasi telur ayam. (Foto: Daniel Tuttle via Unsplash)

Pakar Sebut Telur Ayam Bibit Tidak Layak Konsumsi, Ini Alasannya

4 bulan ago
Keterangan foto: Sampah plastik yang ada di perairan Bali. (Sumber foto: Naja Bertolt Jensen via Unsplash)

Peneliti Ungkap Bahaya Mikroplastik: Hambat Fotosintesis Laut dan Rusak Rantai Makanan

2 bulan ago

Popular News

    • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Tentang Kami
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Kontak Kami
    • Kebijakan Privasi

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • News
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Indepth
    • Olahraga
    • Advertorial

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    Are you sure want to unlock this post?
    Unlock left : 0
    Are you sure want to cancel subscription?