• Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
Selasa, Mei 12, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Narata
  • Home
  • News
  • Indepth
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Home
  • News
  • Indepth
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
No Result
View All Result
Narata
No Result
View All Result

Persib atau Borneo FC? Perebutan Gelar Liga 1 Memasuki Fase Penentuan

by Redaksi
Mei 12, 2026
in Olahraga
Keterangan Foto: Perebutan gelar Liga 1 memasuki fase penentuan antara Borneo FC dengan Persib Bandung. (Sumber: I-league)

Keterangan Foto: Perebutan gelar Liga 1 memasuki fase penentuan antara Borneo FC dengan Persib Bandung. (Sumber: I-league)

Narata.co — Persaingan juara Liga 1 Indonesia musim 2025/2026 memasuki fase paling krusial. Dua tim, yakni Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda, kini menjadi kandidat terkuat peraih trofi musim ini.

Hingga pekan ke-32, kedua tim sama-sama mengoleksi 75 poin. Namun, Persib masih berada di puncak klasemen karena unggul head to head atas Borneo FC. Situasi itu membuat dua laga tersisa dipastikan menjadi penentu arah perebutan gelar.

Persib dinilai memiliki peluang lebih besar untuk mempertahankan gelar. Tim asuhan Bojan Hodak tampil relatif stabil sepanjang musim dan berhasil menjaga konsistensi di momen-momen penting.

Kemenangan atas Persija Jakarta pada pekan sebelumnya menjadi modal psikologis besar bagi Maung Bandung. Selain menjaga posisi puncak, hasil itu memperlihatkan mental bertanding Persib masih kuat dalam tekanan perebutan juara.

Secara permainan, Persib memiliki beberapa keunggulan utama. Lini depan mereka cukup produktif, transisi permainan berjalan efektif, serta pengalaman sebagai juara bertahan menjadi faktor penting dalam mengelola tekanan di akhir musim.

Selain itu, Persib juga diuntungkan dengan skenario klasemen. Jika nantinya poin akhir sama dengan Borneo FC, maka Persib tetap unggul karena rekor pertemuan. Kondisi tersebut membuat peluang Persib lebih terbuka dibanding rivalnya.

Dari sisi jadwal, Persib masih harus menghadapi lawan yang secara kualitas berada di bawah tekanan mereka. Jika mampu menjaga konsistensi dan menghindari kehilangan poin, peluang juara Persib dinilai berada di atas 60 persen.

Di sisi lain, Borneo FC belum menyerah dalam perburuan gelar. Tim berjuluk Pesut Etam itu terus menempel ketat Persib setelah meraih kemenangan penting atas Bali United.

Baca juga: Debut Manis Bek Persib Bandung Usai Tekuk Semen Padang 

Pelatih Borneo, Fabio Lefundes, menegaskan timnya akan terus berjuang hingga laga terakhir musim ini. Semangat tersebut terlihat dari performa Borneo yang konsisten dalam beberapa pertandingan terakhir.

Kekuatan utama Borneo musim ini terletak pada agresivitas permainan. Mereka memiliki transisi menyerang cepat, pressing yang intens, serta kemampuan mencetak gol dari berbagai situasi.

Sejumlah pemain asing juga menjadi pembeda dalam skuad Borneo. Kombinasi lini tengah dan penyerangan membuat mereka tetap berbahaya, terutama ketika menghadapi tim yang bermain terbuka.

Namun, tekanan terbesar Borneo adalah ketergantungan terhadap hasil Persib. Meski mampu menyapu bersih laga tersisa, mereka tetap membutuhkan Persib kehilangan poin agar bisa mengambil alih posisi puncak.

Situasi itu membuat margin kesalahan Borneo sangat kecil. Mereka tidak hanya wajib menang, tetapi juga berharap rivalnya terpeleset di pekan-pekan terakhir.

Melihat kondisi klasemen dan performa kedua tim, persaingan juara diprediksi berlangsung hingga pekan terakhir Liga 1 musim ini.

Persib saat ini masih berada di posisi paling aman karena unggul head to head dan memiliki pengalaman menghadapi tekanan perebutan gelar. Namun, Borneo FC tetap memiliki peluang besar apabila mampu menjaga konsistensi sambil berharap Persib kehilangan poin.

Jika Persib gagal menjaga momentum, bukan tidak mungkin Borneo FC akan memanfaatkan situasi untuk menciptakan kejutan dan merebut trofi Liga 1 di akhir musim.

Tags: BorneoBorneo-FC-SamarindaIndonesialiga-1PersibPersib-Bandung
Redaksi

Redaksi

Next Post
Keterangan Foto: Telur keong mas yang menempel di tumbuhan padi. (Sumber: Muhammad Abdul Majid via Unsplash)

Studi Terbaru Ungkap Ancaman Keong Emas terhadap Produksi Padi

Recommended

Reza Asrofi siswa di Sekolah Dasar Nimbokrang I, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. (Foto: UNICEF Indonesia).

HAN 2025: UNICEF Soroti Kemajuan Indonesia dalam Kesejahteraan Anak

10 bulan ago
Keterangan foto: Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatra Utara membantu perempuan lansia melewati banjir. (Foto: BPBD Sumut)

Hari HAM Sedunia: Komnas HAM Minta Negara Perbaiki Mitigasi Bencana

5 bulan ago

Popular News

    • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Tentang Kami
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Kontak Kami
    • Kebijakan Privasi

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • News
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Indepth
    • Olahraga
    • Advertorial

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    Are you sure want to unlock this post?
    Unlock left : 0
    Are you sure want to cancel subscription?