• Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
Jumat, Juli 10, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Narata
  • Home
  • News
  • Indepth
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Home
  • News
  • Indepth
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
No Result
View All Result
Narata
No Result
View All Result

Menjaga Lingkungan Lewat Aksi Bersih Sampah di Pesisir Batu Bara

by Ghiyatuddin
Juli 9, 2026
in Lingkungan
Keterangan: KPA rumah relawan saat membersihkan sampah di pantai Belacan Bagan Arya, Tanjung Tiram. (Foto: Ghiyatuddin/narata.co)

Keterangan: KPA rumah relawan saat membersihkan sampah di pantai Belacan Bagan Arya, Tanjung Tiram. (Foto: Ghiyatuddin/narata.co)

Narata.co, Tanjung Tiram – Matahari menyengat terik tepat di atas kepala. Deru angin, kuat gelombang arus di pesisir membuat sampan terombang ambing. Dari belakang, juru mudi tampak begitu tenang menatap ke haluan sembari perlahan menurunkan lajunya sampan saat mendekati tumpukkan-tumpukan sampah.

Ismail (39) bersama rekan-rekannya yang duduk di lambung sampan dengan cekatan berpindah lalu mengutip satu persatu sampah yang mengambang di sungai, kemudian memasukkan sampah-sampah itu ke dalam karung.

Selasa (14/04/2025), Ismail bersama lima rekannya yang tergabung dalam Komunitas Pecinta Alam (KPA) Rumah Relawan menginisiasikan aksi bersih-bersih sampah di sepanjang aliran sungai dan pantai di Kecamatan Tanjung Tiram. 

Langkah ini wujud kepedulian mereka terhadap lingkungan sekaligus mengampanyekan ke masyarakat untuk tidak membuang sampah di sebarang tempat.

Di Kecamatan Tanjung Tiram, sampah yang  menumpuk dan mengambang di sepanjang aliran sungai, pinggir pantai hingga permukiman rumah warga sudah jadi pemandangan biasa. Sampah-sampah itu berasal dari sampah rumah tangga yang dibuang masyarakat.

Bermodalkan dana patungan, Ismail bersama rekan KPA Rumah Relawan menyewa sampan milik nelayan setempat. Mereka mulai mengutip satu persatu sampah dengan menyusuri tiap sungai, pesisir, dan pantai dari desa Pangkalan Kecamatan Talawi hingga menuju ke perairan Kecamatan Tanjung Tiram. 

Dari matahari terbit sampai kembali terbenam, Ismail bersama timnya berhasil mengumpulkan 300 kilogram sampah selama 7 hari setelah menyusuri sungai dan pantai. Sampah-sampah itu kemudian mereka bawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Indrapura Kecamatan Air Putih.

“Sampah-sampah yang kita kumpulkan itu belum semua karena di wilayah Tanjung Tiram untuk sampah masuk kategori volume tingkat sedang,” kata Ismail saat ditemui, Kamis (25/06/2026). 

Bagi Ismail, aksi bersih sampah melalui Komunitas Pecinta Alam (KPA) Rumah Relawan yang didirikannya bukan tanpa sebab. Pergerakan itu lahir dari naluri saat ia bersama teman-temannya sedang melakukan aktivitas kamping di pantai.

Banyaknya sampah berserakan di sepanjang pinggir pantai hingga menempel di pepohonan bakau yang mengancam pencemaran lingkungan.

Kondisi itu membuat Ismail khawatir, sebab jika dibiarkan sampah-sampah tersebut akan menghasilkan mikroplastik yang dapat merusak biota laut meski dalam jangka waktu yang lama.

“Ini jadi alarm bagi kita, sampah sampah ini merusak lingkungan, merusak ekosistem laut. Ikan-ikan hasil tangkap nelayan yang kita makan akan menjadi bahaya bagi kesehatan kita,” ucap Ismail.

Perjuangan Ismail bersama rekan-rekan untuk membuat kampung halaman mereka bersih dari sampah menjadi tantangan yang sampai kini belum terselesaikan. 

Selain minimnya anggaran, alat, dan keterbatasan jumlah personil, kurangnya kesadaran masyarakat terhadap sampah juga menjadi tantangan. 

“Seringnya lokasi-lokasi yang pernah kita bersihkan itu kembali kotor dipenuhi sampah. Ini jadi tantangan besar bagi kami,” ungkapnya.

Dikatakan Ismail untuk menyelesaikan masalah sampah perlunya kesadaran bersama dengan merangkul seluruh elemen baik dari pemerintahan, pemerhati lingkungan, akedimisi, dan masyarakat.

Melalui komunitas KPA Rumah Relawan yang didirikannya tahun 2021, Ismail beberapa kali melakukan kegiatan aksi bersih sampah dengan merangkul sejumlah penggiat alam bebas di wilayah Kabupaten Batu Bara.

KPA Rumah Relawan juga mulai bergerak mengampanyekan peduli lingkungan ke masyarakat. Mereka mengajak warga di Kecamatan Tanjung Tiram bagaimana memahami tata kelola sampah yang baik dan bermanfaat bagi keberlanjutan ekonomi  melalui pemanfaatan sampah.

Sampai kini, sampah jadi permasalah kompleks di Kecamatan Tanjung Tiram yang masih belum terselesaikan. Di balik pergerakan KPA Rumah Relawan terselip secercah harapan untuk kelestarian lingkungan yang lebih baik.

“Pergerakkan ini punya nilai untuk masa kini dan masa depan kita. Salam lestari,” tutup Mail.

Tags: Kabupaten Batu BaraKPA Rumah RelawanSampahTanjung Tiram
Ghiyatuddin

Ghiyatuddin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Penyerang Timnas Indonesia U-23, Hokky Caraka. (Foto: Instagram @hokkycaraka_)

Jelang Super League 2025/2026, Persita Tangerang Resmi Datangkan Hokky Caraka

11 bulan ago
Keterangan foto: Kepala Divisi Edukasi, Humas dan Hubungan Lembaga Kantor Perwakilan LPS I Medan, Pramuji Novri Harlyanto.(Foto: Dok.LPS)

LPS Pastikan Dana Nasabah Korban Bencana di Aceh–Sumut–Sumbar Tetap Aman

7 bulan ago

Popular News

    • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Tentang Kami
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Kontak Kami
    • Kebijakan Privasi

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • News
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Indepth
    • Olahraga
    • Advertorial

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    Are you sure want to unlock this post?
    Unlock left : 0
    Are you sure want to cancel subscription?