Rabu, Agustus 5, 2026
No Result
View All Result
Narata
  • Home
  • News
  • Yang Luput
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Home
  • News
  • Yang Luput
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
No Result
View All Result
Narata
No Result
View All Result

AJI Indonesia Kecam Istana Cabut Kartu Pers Jurnalis CNN

by Redaksi
September 28, 2025
in News
Aliansi Jurnalis Independen (AJI). (Foto: AJI Indonesia)

Aliansi Jurnalis Independen (AJI). (Foto: AJI Indonesia)

Narata.co – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mengecam pencabutan kartu identitas liputan istana milik jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia, oleh Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden. Tindakan tersebut dinilai sebagai bentuk represi dan pembungkaman terhadap kebebasan pers.

Pencabutan kartu dilakukan setelah Diana menanyakan program makan bergizi gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (27/9/2025) kemarin.

Biro Pers Istana beralasan pertanyaan tersebut di luar konteks, karena konferensi pers hanya membahas lawatan Presiden dalam sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). AJI menilai alasan tersebut sebagai bentuk penyensoran dan pembatasan kerja jurnalis.

“Pemerintah harus tahu, jurnalis bekerja untuk publik, bukan melayani kemauan Presiden atau Biro Pers Istana,” kata Ketua Umum AJI Indonesia, Nany Afrida, melalui pernyataan resmi, Minggu (28/9/2025).

Kronologi peristiwa bermula saat Diana tetap menanyakan isu MBG yang sebelumnya memicu kasus keracunan ribuan siswa. Malam harinya, sekitar pukul 20.00 WIB, perwakilan Biro Pers mendatangi kantor CNN Indonesia untuk mengambil kartu identitas liputan istana yang digunakan Diana.

AJI menyebut pencabutan kartu tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Pasal 4 undang-undang itu menjamin kemerdekaan pers dan melarang penyensoran, sedangkan Pasal 18 Ayat (1) mengatur sanksi pidana bagi pihak yang menghalangi kerja wartawan.

Selain itu, AJI mencatat, intimidasi terhadap jurnalis yang meliput isu MBG juga terjadi di beberapa daerah, seperti Semarang, Lombok Timur, dan Sorong.

Melalui pernyataan sikapnya, AJI menuntut Biro Pers Istana menghentikan pembatasan pertanyaan kepada presiden, memecat pihak yang terlibat penyensoran, serta meminta Presiden Prabowo menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada publik.

AJI juga mengingatkan pemerintah agar menggunakan hak jawab jika keberatan dengan pemberitaan, bukan membatasi liputan jurnalis.

Tags: AJI-IndonesiaAliansi-Jurnalis-IndependenJurnalisKebebasan-PersMakan-Bergizi-GratisPrabowo-Subianto
Redaksi

Redaksi

Next Post
Tiga maskot Piala Dunia 2026. (Foto: FIFA)

FIFA Luncurkan Tiga Maskot Resmi Piala Dunia 2026

Recommended

Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) saat tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. (Foto: narata/aan)

Komnas HAM Desak Revisi UU Pekerja Migran: Setop Eksploitasi dan Perkuat Perlindungan

12 bulan ago
Massa Aliansi Mahasiswa Medan membentang spanduk protes dan membakar ban saat unjuk rasa lanjutan tuntut DPR dibubarkan, berlangsung di Simpang Pelangi Sisingamangaraja, Kota Medan, Jumat (01/09/2025). (Foto : narata.co/Ghiyatuddin)

Aliansi Mahasiswa di Medan Kembali Unjuk Rasa Tuntut DPR Dibubarkan hingga Bebaskan Demonstran

11 bulan ago

Popular News

    • Home
    • Kebijakan Privasi
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Kontak Kami
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • News
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Yang Luput
    • Olahraga
    • Advertorial

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    Are you sure want to unlock this post?
    Unlock left : 0
    Are you sure want to cancel subscription?