• Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
Rabu, Februari 4, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Narata
  • Home
  • News
  • Indepth
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Home
  • News
  • Indepth
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
No Result
View All Result
Narata
No Result
View All Result

Menteri LH Setop Operasional PTAR, PTPN III, dan NSHE Batang Toru

by Ghiyatuddin
Desember 7, 2025
in Lingkungan
Bencana Alam di Sumut, Menteri LH Hentikan Operasional PTAR, PTPN III dan NSHE PLTA Batang Toru (Foto: Narata/Istimewa)

Bencana Alam di Sumut, Menteri LH Hentikan Operasional PTAR, PTPN III dan NSHE PLTA Batang Toru (Foto: Narata/Istimewa)

Narata.co, Medan – Bencana alam besar terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sibolga, Tapanuli Tengah (Tapteng) dan sekitarnya. Atas hal itu, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menghentikan tiga perusahaan. 

Ketiga perusahaan dihentikan operasional tersebut, yakni PT Agincourt Resources (PTAR), PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III), dan PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) pengembang PLTA Batang Toru.

Menteri LH/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, mengungkapkan bahwa pihaknya juga mendatangi langsung ketiga perusahaan tersebut, Jumat kemarin, 5 Desember 2025.

“Kita melakukan inspeksi udara dan darat di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru dan Garoga untuk memverifikasi penyebab bencana serta menilai kontribusi aktivitas usaha terhadap meningkatnya risiko banjir dan longsor, sekaligus memastikan kepatuhan terhadap standar perlindungan lingkungan hidup,” ungkap Hanif, dalam keterangan persnya, Sabtu 6 Desember 2025.

Berdasarkan temuan lapangan, pemerintah memutuskan menghentikan sementara operasional ketiga perusahaan tersebut dan mewajibkan audit lingkungan sebagai langkah pengendalian tekanan ekologis di hulu DAS yang memiliki fungsi vital bagi masyarakat.

“Mulai 6 Desember 2025, seluruh perusahaan di hulu DAS Batang Toru wajib menghentikan operasional dan menjalani audit lingkungan. Kami telah memanggil ketiga perusahaan, untuk pemeriksaan resmi pada 8 Desember 2025 di Jakarta,” ucap Menteri Hanif.

KLH/BPLH memastikan verifikasi lapangan akan terus dilakukan terhadap perusahaan lain yang terindikasi memberi kontribusi signifikan terhadap tekanan lingkungan di Sumatera. Pemerintah berkomitmen menjadikan penegakan hukum lingkungan sebagai fondasi utama dalam mencegah bencana ekologis dan melindungi masyarakat.

“DAS Batang Toru dan Garoga adalah kawasan strategis dengan fungsi ekologis dan sosial yang tidak boleh dikompromikan,” ucap Menteri Hanif.

Menteri Hanif juga menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap seluruh kegiatan. usaha di kawasan tersebut, terutama dengan curah hujan ekstrem yang kini mencapai lebih dari 300 mm per hari.

“Pemulihan lingkungan harus dilihat sebagai satu kesatuan lanskap. Kami akan menghitung kerusakan, menilai aspek hukum, dan tidak menutup kemungkinan adanya proses pidana jika ditemukan pelanggaran yang memperparah bencana,” jelas Menteri Hanif.

KLH/BPLH kini memperketat verifikasi persetujuan lingkungan dan kesesuaian tata ruang untuk seluruh kegiatan di lereng curam, hulu DAS, dan alur sungai. Penegakan hukum akan ditempuh apabila ditemukan pelanggaran yang menambah risiko bencana.

“Kami tidak akan ragu menindak tegas setiap pelanggaran. Penegakan hukum lingkungan adalah instrumen utama untuk melindungi masyarakat dari bencana yang bisa dicegah,” tutur Menteri Hanif.

Tags: Bencana AlamBencana Alam SumutKementerian Lingkungan HidupMenteri Lingkungan HidupProvinsi Sumut
Ghiyatuddin

Ghiyatuddin

Next Post
Solidaritas dari Lintasan Lari: Anak Muda Medan Galang Dana untuk Korban Banjir Aceh (Foto: Narata/Dian Ajo)

Solidaritas dari Lintasan Lari: Anak Muda Medan Galang Dana untuk Korban Banjir Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

img 1618

Keseruan Nobar Jumbo Bersama Anak-anak Marginal

7 bulan ago
Mobil patroli milik PT Toba Pulp Lestari (TPL) dibakar saat bentrokan antara pekerja PT TPL dengan masyarakat adat Sihaporas. (Foto: Humas PT TPL)

PT TPL Angkat Bicara soal Bentrok dengan Masyarakat Adat Sihaporas

4 bulan ago

Popular News

    • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Tentang Kami
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Kontak Kami
    • Kebijakan Privasi

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • News
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Indepth
    • Olahraga
    • Advertorial

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    Are you sure want to unlock this post?
    Unlock left : 0
    Are you sure want to cancel subscription?