Narata.co, Medan — Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Medan menggelar Medan Rafting Championship 2026 dengan memadukan kompetisi olahraga, pelatihan water rescue, dan aksi bersih sungai, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan tersebut mengusung semangat sport, safety, and sustainability dengan tujuan mendorong perkembangan olahraga arung jeram sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan dan kelestarian sungai.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Pelatihan dan Simulasi Water Rescue yang dipandu Divisi Rescue FAJI Kota Medan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan.
Dalam pelatihan tersebut, peserta dan panitia mendapatkan pembekalan mengenai teknik dasar penanganan keadaan darurat di sungai, prosedur evakuasi korban, serta langkah keselamatan saat menghadapi insiden di air.
Pelatihan itu juga ditujukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, terutama mereka yang beraktivitas di sekitar sungai dan kawasan yang memiliki potensi risiko bencana air.
Selain pelatihan keselamatan, FAJI Kota Medan menggelar Aksi Bersih Sungai pada siang hari. Kegiatan tersebut melibatkan peserta kejuaraan, pelajar, mahasiswa, panitia, dan masyarakat di sekitar kawasan sungai.
Ketua Umum FAJI Kota Medan, Muhammad Fadli, mengatakan Medan Rafting Championship 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi. Namun, juga momentum untuk membangkitkan olahraga arung jeram dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap sungai.
“Medan Rafting Championship 2026 ini bukan hanya tentang siapa yang paling cepat mencapai garis finis atau siapa yang paling mampu menaklukkan jeram. Ini adalah panggilan untuk menjaga urat nadi kota kita, yaitu sungai,” katanya.
Menurut Fadli, pelatihan water rescue bersama BPBD dan aksi bersih sungai diharapkan dapat membentuk atlet yang memiliki kemampuan olahraga sekaligus kepedulian sosial dan lingkungan.
FAJI Kota Medan menargetkan Medan Rafting Championship dapat berkembang menjadi agenda tahunan. Kejuaraan tersebut juga diharapkan memperkuat posisi Kota Medan sebagai salah satu tujuan sport tourism di Sumatera Utara.
Selain atlet, kegiatan itu ditujukan untuk membuka ruang partisipasi bagi komunitas olahraga, pelajar, mahasiswa, pelaku pariwisata, dan masyarakat umum.
FAJI Kota Medan juga mendorong pemanfaatan sungai berjalan seiring dengan upaya perlindungan dan pelestarian lingkungan melalui keterlibatan masyarakat dalam kegiatan keselamatan dan kebersihan sungai.


