• Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
Rabu, Februari 4, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Narata
  • Home
  • News
  • Indepth
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Home
  • News
  • Indepth
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
No Result
View All Result
Narata
No Result
View All Result

Indonesia Dorong Standar Global Keselamatan Anak di Ruang Digital

by Redaksi
Desember 12, 2025
in News
Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Fifi Aleyda Yahya (kanan), di The Sydney Dialogue 2025. (Foto: Komdigi)

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Fifi Aleyda Yahya (kanan), di The Sydney Dialogue 2025. (Foto: Komdigi)

Narata.co – Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk memimpin pembentukan standar global keselamatan anak di ruang digital dalam forum internasional The Sydney Dialogue 2025 yang berlangsung di Sydney, Australia, Rabu (10/12/2025). Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Fifi Aleyda Yahya, mewakili Menteri Komdigi.

Dalam sesi bertema Keeping Our Citizens Safe Online, Fifi mengatakan bahwa Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Perlindungan Anak dalam Sistem Elektronik (PP TUNAS) menjadi langkah konkret Indonesia untuk menciptakan ruang digital yang aman dan ramah anak.

“Transformasi digital harus tumbuh bersama keamanan dan kesejahteraan anak,” ujarnya.

Indonesia disebut menjadi negara kedua setelah Australia yang memiliki regulasi komprehensif perlindungan anak di ruang digital. Namun, cakupan PP TUNAS dinilai lebih luas karena diterapkan kepada seluruh platform digital dan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE).

Aturan ini mewajibkan penerapan prinsip safety-by-design melalui penilaian risiko terkait kontak dengan orang asing, paparan konten berbahaya, eksploitasi anak sebagai konsumen, keamanan data, potensi adiksi, hingga dampak fisiologis dan psikologis.

Baca juga: Terapi Ceria Kemkomdigi Bantu Anak-anak Pulihkan Kepercayaan Diri Pasca-Bencana

Fifi juga menyoroti pentingnya edukasi dan pengawasan digital, termasuk merujuk kasus peledakan di SMA 72 Jakarta sebagai contoh perlunya kewaspadaan terhadap perilaku daring remaja.

“Mengutip data BPS 2024 yang menunjukkan hampir 40 persen anak di bawah enam tahun sudah menggunakan gawai, dan 35–39 persen telah mengakses internet,” katanya.

Menurutnya, PP TUNAS mewajibkan platform menyediakan pembatasan usia, verifikasi akun, penyaringan konten berbahaya, mekanisme pelaporan, dan fitur pengawasan orang tua.

“PP TUNAS tidak membatasi anak, tetapi memastikan pengawasan yang sehat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Fifi juga menyerukan kolaborasi global antara pemerintah dan platform digital untuk menerapkan verifikasi usia berbasis sistem. Indonesia, lanjutnya, kini memperkuat pengawasan konten melalui Sistem Analisis dan Monitoring (SAMAN) yang digunakan untuk melacak penyebaran konten berisiko lintas platform.

“Keselamatan anak harus menjadi prinsip dasar tata kelola digital. Teknologi harus memberdayakan anak, bukan membahayakan mereka,” tegas Fifi.

Tags: anakAncaman-DigitalAustraliaIndonesiaInternetKomdigi
Redaksi

Redaksi

Next Post
Keterangan foto: Penyerang Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025, Hokky Caraka, saat melawan Myanmar. (Foto: Timnas Indonesia)

Timnas Indonesia U-22 Bungkam Myanmar, Namun Tersingkir dari SEA Games 2025

Recommended

Banteng Jawa di Cagar Alam Pananjung Pangandaran. (Foto: BBKSDA Jawa Barat)

Kabar Gembira! Seekor Banteng Jawa Lahir di Cagar Alam Pananjung Pangandaran

6 bulan ago
Foto ilustrasi via Unsplash/Filip.

Amnesty International Indonesia Desak Investigasi Independen Kasus Kematian Prada Lucky

6 bulan ago

Popular News

    • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Tentang Kami
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Kontak Kami
    • Kebijakan Privasi

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • News
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Indepth
    • Olahraga
    • Advertorial

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    Are you sure want to unlock this post?
    Unlock left : 0
    Are you sure want to cancel subscription?