• Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
Selasa, Juni 9, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Narata
  • Home
  • News
  • Indepth
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Home
  • News
  • Indepth
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
No Result
View All Result
Narata
No Result
View All Result

Kapten Timnas Irak Tertahan Tujuh Jam di Bandara AS Jelang Piala Dunia 2026

by Redaksi
Juni 7, 2026
in Olahraga
Keterangan Foto: Kapten Timnas Irak, Ayman Hussein. (Sumber: Instagram @aymanhussen9)

Keterangan Foto: Kapten Timnas Irak, Ayman Hussein. (Sumber: Instagram @aymanhussen9)

Narata.co – Kedatangan Timnas Irak ke Amerika Serikat untuk mengikuti Piala Dunia 2026 diwarnai insiden tak terduga. Kapten sekaligus striker utama Irak, Aymen Hussein, dilaporkan sempat ditahan dan diperiksa selama hampir tujuh jam di Bandara Internasional O’Hare, Chicago, sebelum akhirnya diizinkan masuk ke Amerika Serikat.

Menurut laporan Reuters, Hussein tiba bersama skuad Irak pada Sabtu (6/6/2026) waktu setempat. Seorang pejabat olahraga Irak yang memiliki kedekatan dengan tim nasional mengungkapkan bahwa sang pemain menjalani pemeriksaan panjang oleh otoritas imigrasi AS.

Reuters melaporkan bahwa Hussein ditahan dan diinterogasi selama hampir tujuh jam setelah mendarat di Chicago. Selama proses tersebut, telepon genggam pemain berusia 30 tahun itu juga diperiksa oleh petugas.

Meski akhirnya diperbolehkan masuk ke Amerika Serikat, insiden tersebut memicu perhatian luas karena terjadi hanya Kasus ini kemudian menjadi sorotan sejumlah media internasional.

“Hussein ditahan dan diperiksa selama hampir tujuh jam di Bandara O’Hare, Chicago saat tiba bersama rombongan Timnas Irak,” tulis The Guardian.

Sementara itu, media Spanyol AS mengungkap reaksi keras dari sejumlah media Arab terhadap perlakuan yang diterima kapten Irak tersebut. Delegasi Irak sempat berupaya keras untuk mempercepat proses pemeriksaan terhadap pemain yang menjadi pahlawan kelolosan negaranya ke Piala Dunia itu.

“Delegasi Irak mencoba segala cara untuk mendapatkan pembebasan pemain tersebut,” tulis media Shafaq News.

Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari otoritas Amerika Serikat mengenai alasan pemeriksaan terhadap Hussein. Reuters melaporkan bahwa pihak Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE) maupun Departemen Keamanan Dalam Negeri AS belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari media.

Aymen Hussein merupakan salah satu pemain terpenting dalam skuad Irak. Penyerang berusia 30 tahun itu mencetak gol krusial yang membawa Irak lolos ke putaran final Piala Dunia 2026, sekaligus mengakhiri penantian panjang negara tersebut untuk kembali tampil di ajang sepak bola terbesar dunia sejak 1986.

Insiden di Chicago pun menjadi salah satu cerita yang menyita perhatian menjelang kick-off Piala Dunia 2026, terutama karena melibatkan kapten dan ikon sepak bola Irak yang baru saja mengantar negaranya kembali ke panggung dunia.

Tags: Amerika-Canada-MeksikoAmerika-SerikatAyman-HusseinIrakPiala-DuniaWorld-Cup
Redaksi

Redaksi

Recommended

Aksih Bersih Sampah

Aksi Bersih-bersih Sampah di Medan Libatkan 10.000 Orang, Wujudkan Indonesia Bersih 2029

9 bulan ago
Ilustrasi (Foto: Narata/AI)

Politikus Golkar Sebut Ditjenpas Sumut Tegas Berantas Narkoba dan Scamming

8 bulan ago

Popular News

    • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Tentang Kami
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Kontak Kami
    • Kebijakan Privasi

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • News
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Indepth
    • Olahraga
    • Advertorial

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    Are you sure want to unlock this post?
    Unlock left : 0
    Are you sure want to cancel subscription?