• Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
Minggu, Maret 22, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Narata
  • Home
  • News
  • Indepth
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Home
  • News
  • Indepth
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
No Result
View All Result
Narata
No Result
View All Result

Pentingnya Peran Ibu sebagai Fondasi Pembentukan Karakter Anak

by Ghiyatuddin
September 10, 2025
in News
f19c6c0c a692 4028 9ff6 326941bce689

Narata.co, Jakarta – Dalam upaya penguatan karakter anak-anak Indonesia, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti hadir menjadi pembicara utama pada Seminar Nasional Wanita Islam yang bertajuk “Pendidikan Berkeadaban: Membangun Kepemimpinan Muslimah Sejak Usia Dini dalam Sistem Pendidikan Nasional” yang digelar di Jakarta, Rabu (10/9/2025). 

Mendikdasmen dalam arahannya menyampaikan bahwa fenomena yang biasa disebut sebagai _fragile generation_ atau generasi rapuh, yakni anak-anak yang lemah secara mental, spiritual, dan moral, meskipun tidak jarang dapat unggul secara intelektual maupun fisik, ia mengutarakan pentingnya peran ibu dalam membentuk generasi Indonesia yang kuat, cerdas, dan berakhlak mulia.

“Kalau kita ingin membangun generasi Indonesia yang hebat dan kuat, dimulai oleh para ibu karena pendidikan itu dimulai sejak dalam kandungan, bahkan dari nutrisi pada makanan yang dikonsumsi, bacaan, hingga suasana hati ibu hamil, semuanya berpengaruh pada pembentukan karakter anak,” ujar Menteri Mu’ti.

Menteri Mu’ti menuturkan bahwa ibu merupakan pendidik pertama dan utama bagi anak sejak seribu hari pertama dalam kehidupan. Peran ibu juga menjadi salah satu yang menentukan kesehatan fisik, daya tahan tubuh, hingga kecerdasan anak. Bahkan, menurutnya, nilai spiritualitas dan akhlak seorang anak juga dipengaruhi oleh sikap seorang ibu dalam mendidik, merawat, dan berinteraksi dengan anaknya.

Ia menambahkan, jika riset telah membuktikan bahwa anak-anak yang mendapatkan air susu ibu (ASI) penuh oleh ibunya selama dua tahun memiliki ketahanan fisik dan kemampuan kognitif lebih baik dibandingkan dengan yang tidak mendapatkan ASI secara penuh. Hal ini selaras dengan ajaran Al-Qur’an tentang pentingnya menyusui hingga dua tahun penuh.

Abdul Mu’ti juga menekankan pentingnya sinergi dalam rumah, sekolah dan masyarakat. Ia menilai, pendidikan karakter tidak bisa dibebankan hanya kepada sekolah. “Untuk mendidik satu anak diperlukan satu kampung. Artinya, pendidikan harus menjadi kerja bersama. sekolah, keluarga, hingga lingkungan bermain harus sejalan dalam menanamkan nilai-nilai moral dan akhlak mulia,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kini tengah mengembangkan pendekatan pembelajaran mendalam _(deep learning)_. Di mana pendekatan ini menekankan pemahaman makna, daya juang, dan semangat belajar sepanjang hayat, bukan sekadar mengejar nilai ujian.

“Sekolah harus menjadi tempat yang menyenangkan, di mana anak merasa bahagia belajar, guru menjadi teladan, dan proses pendidikan mampu melahirkan generasi dengan karakter kuat, beriman, serta beradab,” ungkapnya.

Selain itu, ia menambahkan bahwa Kemendikdasmen juga memiliki program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang merupakan upaya dalam membentuk karakter anak sejak dini. 

Mengakhiri arahannya, Abdul Mu’ti juga mengajak peserta yang hadir untuk terus berperan aktif mendampingi generasi muda. Menurutnya, perempuan memiliki posisi strategis, baik sebagai pendidik di rumah maupun sebagai penggerak di masyarakat.

“Ibu adalah madrasah pertama. Kalau kita ingin generasi Indonesia yang hebat, kuat, dan berkeadaban, mari kita mulai dari peran ibu-ibu,” pungkas Mendikdasmen.

Tags: Abdul Mu’tianakFondasiIbuIndonesiaMendikdasmenParenting
Ghiyatuddin

Ghiyatuddin

Next Post
img 3948

Menhut: Perhutanan Sosial Dorong Ekonomi Masyarakat dan Kelestarian Hutan di Sumut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Skuad Timnas Indonesia pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion King Abdullah Sports City, Sabtu (11/10/2025). (Foto: Dok Timnas Indonesia).

Irak Kubur Mimpi Timnas Indonesia Tampil di Piala Dunia 2026

5 bulan ago
cb6b0d76 55e3 4d56 824e c30e1d29b7c1

Kolaborasi Pelukis Jerman dan Indonesia Abadikan Monas

8 bulan ago

Popular News

    • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Tentang Kami
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Kontak Kami
    • Kebijakan Privasi

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • News
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Indepth
    • Olahraga
    • Advertorial

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    Are you sure want to unlock this post?
    Unlock left : 0
    Are you sure want to cancel subscription?