Rabu, Agustus 5, 2026
No Result
View All Result
Narata
  • Home
  • News
  • Yang Luput
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Home
  • News
  • Yang Luput
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
No Result
View All Result
Narata
No Result
View All Result

15 Ton Teripang Asal Malaysia Tercemar Kandungan Logam Berat

by Ghiyatuddin
September 29, 2025
in News
Petugas Balai Karantina saat memeriksa kandungan logam berat teripang kering asal Malaysia. (Foto : Dokumentasi Barantin Sumut)

Petugas Balai Karantina saat memeriksa kandungan logam berat teripang kering asal Malaysia. (Foto : Dokumentasi Barantin Sumut)

Narata.co, Medan – Balai Karantina (Barantin) Sumatera Utara (Sumut) menolak masuk 15 ton teripang kering yang berasal dari Malaysia. Penolakan dilakukan karena ditemukan adanya cemaran logam berat timbal (Pb) melebihi ambang batas.

Kepala Karantina Sumatera Utara, N. Prayatno Ginting mengatakan, berdasarkan hasil uji laboratorium menunjukkan cemaran timbal pada teripang kering yang masuk ke pelabuhan Belawan, sebesar 1,24 miligram per kilogram melebihi ambang batas, yakni maksimal 1 miligram per kilogram.

“Tindakan tegas ini bukan sebatas penegakan aturan, tetapi juga bentuk pelindungan nyata untuk masyarakat dengan menjamin keamanan pangan yang masuk ke Indonesia,” kata Prayatno, Senin (29/09/2025).

Setelah hasil uji diperkuat dengan penghitungan yang menunjukkan tidak ada perubahan signifikan pada nilai Pb yang melebihi Standar Nasional Indonesia (SNI), Penanggung jawab Satuan Pelayanan Belawan Karantina Sumut menerbitkan surat resmi penolakan komoditas teripang kering kepada pihak importir dalam jangka waktu 3 hari, pada 10 September 2025.

Namun, importi dari PT SMA mengajukan permohonan perpanjangan waktu untuk mendatangkan kapal pengangkut, hingga Jumat, 26 September 2025, kapal pengangkut tiba kemudian membawa 15 ton teripang kering yang tidak memenuhi standar mutu kembali ke Malaysia.

Cemaran timbal sangat berbahaya bila dikonsumsi. Dampaknya, bisa mengalami kerusakan otak, sistem saraf, ginjal, anemia, reproduksi hingga kerusakan perkembangan janin.

Tags: Balai Karantina SumutLogam beratMalaysiaTeripang kering
Ghiyatuddin

Ghiyatuddin

Next Post
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto bersama tokoh filantropi dunia Bill Gates berkunjung ke SD Jati 03, Jakarta, pada Rabu, 7 Mei 2025, guna meninjau langsung pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG). (Foto: BPMI Setpres)

Komnas HAM Soroti Ribuan Kasus Keracunan dalam Program MBG

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ilustrasi anti kekerasan terhadap Perempuan. (Foto: canva)

Komnas Perempuan Serukan Pemulihan Berkelanjutan bagi Korban Terorisme

11 bulan ago
Mantan Direktur PTPN II periode 2020–2023, berinisial IP, dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pada proses penjualan aset PTPN I Region 1 oleh PT Nusa Dua Propertindo (NDP) melalui kerja sama operasional dengan PT Ciputra Land. (Foto: Penkum Kejati Sumut)

Dugaan Korupsi Penjualan Aset PTPN I, Mantan Direktur PTPN II Jadi Tersangka

9 bulan ago

Popular News

    • Home
    • Kebijakan Privasi
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Kontak Kami
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • News
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Yang Luput
    • Olahraga
    • Advertorial

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    Are you sure want to unlock this post?
    Unlock left : 0
    Are you sure want to cancel subscription?