Rabu, Agustus 5, 2026
No Result
View All Result
Narata
  • Home
  • News
  • Yang Luput
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Home
  • News
  • Yang Luput
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
No Result
View All Result
Narata
No Result
View All Result

Kabar Gembira! Seekor Banteng Jawa Lahir di Cagar Alam Pananjung Pangandaran

by Redaksi
Juli 28, 2025
in Lingkungan
Banteng Jawa di Cagar Alam Pananjung Pangandaran. (Foto: BBKSDA Jawa Barat)

Banteng Jawa di Cagar Alam Pananjung Pangandaran. (Foto: BBKSDA Jawa Barat)

Narata.co, Jawa Barat — Kementerian Kehutanan mengumumkan kabar gembira mengenai kelahiran seekor Banteng Jawa (Bos javanicus javanicus) di Pusat Reintroduksi banteng Jawa Pangandaran, Cagar Alam Pananjung Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat, Minggu (27/7/2025).

Bayi banteng Jawa ini diperkirakan lahir pada pukul 06.00 WIB dari indukan bernama Uchi yang pernah dilepasliarkan bersama tiga ekor lainnya ke habitat alaminya di Pusat Rerintroduksi Banteng Jawa Pangandaran pada 11 Desember 2024. Kelahiran ini merupakan kelahiran pertama kali banteng Jawa yang berhasil dikembangbiakkan di Pusat Reintroduksi Banteng seluas 5 hektare tersebut.

Pusat Rerintroduksi Banteng Jawa Pangandaran ini memiliki konsep pengembangbiakan semi alami sejumlah dua pasang atau empat ekor banteng Jawa. Program reintroduksi di Cagar Alam Pananjung Pangandaran bertujuan untuk meningkatkan populasi banteng Jawa dengan keragaman genetik lebih baik. Pada tahun 2023, banteng Jawa di kawasan Pananjung Pangandaran sempat dinyatakan punah.

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Satyawan Pudyatmoko, mengatakan bayi banteng Jawa betina itu diberi nama Exploitasia. Saat ini tim medis Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat terus melakukan pemantauan anakan beserta induknya untuk memastikan kesehatan satwa. 

“Pak Menteri Kehutanan memberikan nama bayi banteng Jawa ini Exploitasia. Semoga terus tumbuh dan sehat serta menjadi penguat populasi banteng Jawa di Cagar Alam Pananjung, Pangandaran,” kata Satyawan melalui keterangan persnya, Senin (28/7/2025).

Kelahiran ini memberikan harapan baru bagi upaya pelestarian banteng Jawa dan membuktikan bahwa Pangandaran menjadi rumah yang ramah sekaligus habitat yang cocok untuk tumbuh dan berkembang biak bagi banteng jawa.

Tags: banteng-jawabbksda-jawa-baratjawa-baratsatwa-dilindungi
Redaksi

Redaksi

Next Post
Amir Simatupang saat mendengarkan vonis terhadap dirinya di Pengadilan Negeri Asahan atas kasus perdagangan sisik tenggiling seberat 1,18 Ton. (Foto: Istimewa)

Terdakwa Kasus Perdagangan 1,18 Ton Sisik Tenggiling di Asahan Dihukum Ringan

Recommended

img 20251024 wa0022

Ladang Ganja Seluas 400 Meter Persegi Ditemukan di Hutan Gunung Sibuatan

9 bulan ago
Sosialisasi Urgensi Perlindungan Saksi dan Korban Tindak Pidana LPSK yang berlangsung di Universitas Medan Area (UMA) Jumat, (07/11/2025).

LPSK Terima 616 Permohonan Perlindungan di Sumut, Terbanyak Kasus Pencucian Uang

9 bulan ago

Popular News

    • Home
    • Kebijakan Privasi
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Kontak Kami
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • News
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Yang Luput
    • Olahraga
    • Advertorial

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    Are you sure want to unlock this post?
    Unlock left : 0
    Are you sure want to cancel subscription?