• Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
Kamis, Maret 19, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Narata
  • Home
  • News
  • Indepth
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Home
  • News
  • Indepth
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
No Result
View All Result
Narata
No Result
View All Result

Lonjakan Sampah Makanan saat Lebaran Jadi Sorotan

by Redaksi
Maret 18, 2026
in Lingkungan, News
Keterangan Foto: Ilustrasi ketupat. (Sumber: Mufid Majnun via Unsplash)

Keterangan Foto: Ilustrasi ketupat. (Sumber: Mufid Majnun via Unsplash)

Narata.co — Tradisi jamuan melimpah saat Idulfitri dinilai berkontribusi terhadap meningkatnya sampah makanan (food waste) di masyarakat. Fenomena ini mencerminkan ironi di tengah budaya silaturahmi dan berbagi.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB University, Meti Ekayani, mengatakan lonjakan sampah makanan saat Lebaran dipicu oleh budaya konsumsi serta sistem pengelolaan sampah yang belum efektif.

“Kalau ditanya penyebabnya, sebenarnya ada dua hal, budaya konsumsi masyarakat dan sistem pengelolaan sampah yang belum efektif,” kata Meti, Rabu (18/3/2026).

Menurutnya, dalam budaya masyarakat Indonesia, penyediaan makanan dalam jumlah besar kerap dimaknai sebagai bentuk penghormatan kepada tamu. Namun, praktik tersebut justru berpotensi menimbulkan pemborosan.

“Kita cenderung tidak mau dianggap tidak sopan kalau makanan kurang. Jadi lebih baik dilebihkan. Padahal sering kali akhirnya tidak habis,” ujar Meti.

Ia menjelaskan, minimnya perencanaan konsumsi di tingkat rumah tangga turut memperparah kondisi tersebut. Banyak keluarga memasak atau membeli makanan tanpa memperhitungkan jumlah konsumsi yang dibutuhkan.

Kondisi ini semakin terlihat selama Ramadan hingga Idulfitri. Saat berbuka puasa, masyarakat kerap membeli beragam makanan karena dorongan sesaat, tetapi tidak seluruhnya dikonsumsi.

“Sering kali kita merasa semua makanan terlihat enak saat membeli. Tapi ketika waktunya makan, ternyata tidak habis,” jelas Meti.

Baca juga: Ancaman Penyakit Kulit Intai Pengungsi Banjir Sumatra

Selain itu, perubahan aktivitas selama Ramadan, seperti berbuka puasa di luar rumah, juga menyebabkan makanan yang telah disiapkan menjadi berlebih.

“Misalnya di rumah ada lima orang, tapi ternyata tiga orang berbuka puasa di luar. Akhirnya makanan yang sudah disiapkan menjadi berlebih,” ucap Meti.

Meti menambahkan, persoalan food waste tidak hanya berdampak pada pemborosan, tetapi juga meningkatkan beban pengelolaan sampah di perkotaan. Ia menilai sistem pengelolaan sampah di Indonesia masih didominasi pola kumpul-angkut-buang.

“Berapa pun sampah yang dihasilkan, iurannya sama. Jadi tidak ada insentif bagi masyarakat untuk mengurangi sampah,” ungkapnya.

Meti juga menyoroti kebiasaan masyarakat yang belum memilah sampah. Sampah makanan yang tercampur dengan sampah anorganik berpotensi merusak material yang masih memiliki nilai ekonomi.

“Kalau food waste tercampur dengan sampah kering, yang tadinya masih bisa didaur ulang jadi tidak bisa dimanfaatkan lagi,” katanya.

Karena itu, Meti mendorong masyarakat untuk mulai merencanakan konsumsi secara bijak serta membiasakan pemilahan sampah dari rumah. Limbah makanan, lanjutnya, juga dapat diolah menjadi kompos atau pakan melalui budi daya maggot.

“Kalau food waste tidak bisa sepenuhnya dicegah, setidaknya bisa diolah. Dengan begitu, kita tidak hanya mengurangi sampah tetapi juga menciptakan manfaat baru,” pungkas Meti.

Tags: Hari-Raya-IdulfitriIdulfitriIndonesiaLebaranLingkunganRamadanSampah
Redaksi

Redaksi

Recommended

huawei matepad pro 12.2 2025

HUAWEI MatePad Pro 12.2”: Tablet Canggih Mengubah Cara Pengguna Bekerja, Mencatat, dan Berkarya

8 bulan ago
man 8293794 1280

5 Manfaat Lari Pagi untuk Kesehatan

8 bulan ago

Popular News

    • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Tentang Kami
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Kontak Kami
    • Kebijakan Privasi

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • News
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Indepth
    • Olahraga
    • Advertorial

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    Are you sure want to unlock this post?
    Unlock left : 0
    Are you sure want to cancel subscription?