Narata.co — Monumen Nasional (Monas), Candi Borobudur, dan Ibu Kota Nusantara (IKN) diterangi cahaya biru untuk memperingati Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-81 pada 24 Oktober 2026. Ketiga ikon Indonesia tersebut berpartisipasi dalam kampanye #UNBlue sebagai simbol perdamaian, solidaritas global, dan kerja sama internasional. Penyalaan cahaya biru juga menjadi bentuk dukungan bagi masyarakat yang terdampak perang dan bencana.
Direktur Pusat Informasi PBB (UNIC) di Jakarta, Miklos Gaspar, mengatakan penyalaan cahaya biru di tiga lokasi tersebut menghubungkan identitas Indonesia dengan pesan perdamaian dunia.
“Dari Monas hingga Borobudur sampai Ibu Kota Nusantara, kita semua memiliki cerita. Menerangi tempat-tempat ini dengan warna biru PBB menghubungkan cerita tersebut dengan sesuatu yang lebih besar,” ujar Miklos dalam siaran persnya, Jumat (23/10/2026).
Miklos menegaskan perdamaian tidak hanya bergantung pada kesepakatan para pemimpin negara. Namun, juga pada sikap masyarakat dalam menghadapi perbedaan dan membangun kerja sama.
“Perdamaian tidak hanya ditentukan di meja perundingan. Perdamaian bergantung pada cara kita memperlakukan satu sama lain, menyikapi perbedaan, dan kesediaan kita untuk bekerja sama,” tambah Miklos.
Baca juga: Indonesia Usul Perlindungan Anak Jadi Prinsip Aturan AI Global di Forum Perdana PBB
Tahun ini menjadi kali pertama Ibu Kota Nusantara berpartisipasi dalam kampanye #UNBlue. Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyebut visi pembangunan Nusantara sebagai kota yang hijau, aman, dan berkelanjutan sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) PBB.
Komitmen tersebut, menurut keterangan dalam siaran pers, diwujudkan melalui pengembangan kawasan perkotaan hijau dan mobilitas ramah lingkungan. Salah satu inisiatif yang disebutkan ialah Nusantara Fun Ride, yang mendorong gaya hidup sehat sekaligus pengurangan emisi karbon.
Sementara itu, Monas menjadi simbol perjuangan kemerdekaan dan hak suatu bangsa untuk menentukan masa depannya sendiri. Adapun Candi Borobudur merepresentasikan warisan budaya Indonesia yang menjadi bagian dari hubungan masyarakat dengan dunia.
Penyalaan cahaya biru tersebut juga menggemakan pesan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menjelang Hari PBB. Ia menekankan pentingnya kerja sama untuk memajukan perdamaian, pembangunan, dan hak asasi manusia.
“Kami menyerukan agar negara-negara mengutamakan dialog daripada perpecahan, kerja sama daripada konfrontasi, serta solidaritas daripada ketakutan, dengan tetap menjunjung Piagam PBB,” tandas Guterres.
Pada tahun sebelumnya tiga lokasi ikonik di Indonesia juga termasuk di antara sekitar 200 monumen di berbagai negara yang diterangi cahaya biru untuk memperingati Hari PBB.



