Rabu, Agustus 5, 2026
No Result
View All Result
Narata
  • Home
  • News
  • Yang Luput
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Home
  • News
  • Yang Luput
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
No Result
View All Result
Narata
No Result
View All Result

Biaya Berkunjung ke Geosite Taman Eden 100 Harusnya 10 Kali Lipat dari Saat Ini

by Ghiyatuddin
Juli 28, 2025
in News
img 1616

Narata.co, Toba – Salah satu asesor UNESCO Geopark Kaldera Toba Prof. Jose Brilha terkejut mendengar biaya berkunjung ke Geosite Taman Eden 100. Menurutnya, untuk bisa menikmati pengalaman dan mengeksplorasi geosite ini layak dihargai 10 kali lipat dari harga saat ini.

Biaya berkunjung dan mengeksplor Geosite Taman Eden 100 saat ini untuk turis asing sekitar Rp50.000. Dengan harga ini pengunjung bisa menikmati suasana hutan yang asri, pemandangan indah, konservasi anggrek, air terjun dan sungai, flora dan fauna langka, dan suguhan lainnya.

“Berkeliling di sini, mempelajari ini semua, menikmati sungai, air terjun, kita bisa meminta mereka 10 kali lipat (dari harga saat ini) dan itu masih tergolong murah bagi turis asing,” kata Jose Brilha usai meninjau Taman Eden 100, Kabupaten Toba untuk revalidasi UNESCO Global Geopark Kaldera Toba, Selasa (22/7/2025).

Bagi turis lokal menurut pengelola geosite, Made Sirait Taman Eden 100 bahkan mematok harga yang lebih murah untuk mengeksplor area seluas 40 Ha ini, hanya Rp30.000 per orang. 

“Kita ingin lebih banyak masyarakat yang teredukasi, mengenal lebih dekat alam, flora dan fauna khas Danau Toba, dan kawasan ini terpelihara,” kata Made Sirait.

Bukan hanya harga berkunjung ke Taman Eden 100 yang membuat asesor UNESCO Geopark Kaldera Toba terkesan. Jose Brilha dan rekannya Jeon Yongmun juga terkesan dengan makanan yang disuguhkan.

Saat mereka berkunjung ke Geosite Huta Ginjang, keduanya mencicipi makanan produk UMKM kawasan Danau Toba. Mereka mencoba ombus-ombus, keripik andaliman, kopi wine yang menjadi welcome drink di G20 serta makanan ringan lainnya.

“Selama di sini saya banyak makan, makanan yang diberikan enak-enak dan unik,” kata Dr. Jeon Yongmun yang juga dengan lahap menyantap mangga khas Danau Toba. 

Selanjutnya di hari kedua tim asesor Geopark Kaldera Toba akan melanjutkan kunjungannya ke Kabupaten Samosir untuk meninjau Huta Sialagan, SMKN 1 Simanondo, Huta Raja dan Sigulati. Kemudian bergerak ke Kabupaten Karo untuk meninjau Simalem Resort, Air Terjun Sipisopiso, Tongging dan berakhir di Silalahi.

Tags: Danau TobaGeosite Taman Eden 100Kaldera TobaSumutTobaUNESCOUNESCO Geopark Kaldera Toba
Ghiyatuddin

Ghiyatuddin

Next Post
img 1617

Perang Jawa, Kisah Epik Perlawanan Diponegoro

Recommended

Keterangan: Spesies baru Begonia dari Sumatra Barat yang diberi nama Begonia hattae. (Foto: BRIN)

Nama Mohammad Hatta Diabadikan untuk Spesies Baru Begonia dari Sumatra Barat

6 hari ago
Keterangan Foto: Indukan orang utan Sumatra melahirkan bayi jantan di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. (Sumber: BKSDA Aceh)

Kabar Gembira dari Aceh, Orang Utan Sumatra Hasil Rehabilitasi Lahirkan Bayi Jantan

2 bulan ago

Popular News

    • Home
    • Kebijakan Privasi
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Kontak Kami
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • News
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Yang Luput
    • Olahraga
    • Advertorial

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    Are you sure want to unlock this post?
    Unlock left : 0
    Are you sure want to cancel subscription?