Rabu, Agustus 5, 2026
No Result
View All Result
Narata
  • Home
  • News
  • Yang Luput
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Home
  • News
  • Yang Luput
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
No Result
View All Result
Narata
No Result
View All Result

Hari Anti Perdagangan Orang Sedunia 2025: Komnas HAM Soroti soal Perlindungan Korban 

by Redaksi
Juli 30, 2025
in News
Ilustrasi Tindak Pidana Perdagangan Orang oleh artificial intelligence.

Ilustrasi Tindak Pidana Perdagangan Orang oleh artificial intelligence.

Narata.co, Jakarta — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mencatat adanya peningkatan signifikan pengaduan dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) terkait tindak pidana perdagangan orang (TPPO) sejak tahun 2022. Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah, menyebut bahwa banyak kasus TPPO melibatkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban eksploitasi, kerja paksa hingga perdagangan orang.

Sepanjang 2020 hingga 2022, Komnas HAM menerima dan memverifikasi 170 pengaduan yang berkaitan dengan buruh migran. Laporan tersebut berasal dari berbagai provinsi di Indonesia seperti Bali, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Lampung, dan Riau. Sejumlah kasus juga terjadi di luar negeri, antara lain di Arab Saudi, Irak, Kamboja, Malaysia, Tiongkok, dan Uni Emirat Arab.

“Fenomena ini menunjukkan bahwa isu TPPO, khususnya yang melibatkan PMI memerlukan perhatian serius dari semua pihak, baik di tingkat nasional maupun internasional,” kata Anis dalam pernyataan resminya, Selasa (30/7/2025).

Data Komnas HAM tersebut sejalan dengan laporan Kementerian Luar Negeri yang mencatat lonjakan tajam dalam kasus online scam. Jika pada 2020 hanya terdapat 15 kasus, maka per Maret 2025 jumlahnya melonjak menjadi 7.628 kasus. Negara-negara di Asia Tenggara seperti Kamboja, Myanmar, Filipina, Laos, dan Thailand menjadi wilayah dengan jumlah kasus tertinggi.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh juga melaporkan kenaikan 75 persen kasus kematian WNI di Kamboja pada Januari hingga Maret 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Komnas HAM menilai bahwa situasi ini menuntut langkah konkret dari pemerintah Indonesia dan negara-negara terkait untuk mencegah kejahatan serta meningkatkan perlindungan terhadap WNI di luar negeri.

Selain perlindungan bagi korban, Komnas HAM juga menyoroti pentingnya perlindungan bagi para pendamping korban TPPO. Para pendamping kerap menghadapi ancaman seperti intimidasi, kriminalisasi, hingga kekerasan ketika menjalankan tugasnya. Negara, menurut Komnas HAM, wajib menjamin keselamatan dan kebebasan mereka dalam melakukan pendampingan.

“Pendamping korban harus dilindungi agar bisa menjalankan perannya secara efektif dan bebas dari tekanan,” ujar Anis.

Komnas HAM menegaskan bahwa negara memiliki kewajiban konstitusional dan hukum internasional untuk melindungi hak-hak korban TPPO. Hal ini tercantum dalam UUD 1945 Pasal 28I dan 28G, serta sejumlah undang-undang nasional, seperti UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM, UU No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO, dan ratifikasi Protokol Palermo melalui UU No. 5 Tahun 2009.

Dalam rangka memperingati Hari Dunia Menentang Perdagangan Orang yang jatuh pada 30 Juli, Komnas HAM menyerukan kepada negara untuk memperkuat perlindungan, pemulihan, dan penegakan hukum demi menjamin keadilan bagi korban dan pendamping korban TPPO.

Tags: Hari-Anti-Perdagangan-OrangKomnas-HAMTPPO
Redaksi

Redaksi

Next Post
841d01db beaf 48af 91f8 715d3838f86a

Tsunami Rusia Berpotensi Hantam Indonesia, Kosongkan Pantai hingga 2 Jam

Recommended

Seekor gajah Sumatera bernama Kalistha Lestari (Tari) ditemukan mati di Taman Nasional Tesso Nilo, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Rabu 10 September 2025. (Foto: Dokumen TN Tesso Nilo)

Taman Nasional Tesso Nilo Ungkap Penyebab Kematian Gajah Tari

11 bulan ago
Keterangan foto: Masyarakat yang terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara. (Foto: Ghiyatuddin/narata)

Ancaman Penyakit Kulit Intai Pengungsi Banjir Sumatra

8 bulan ago

Popular News

    • Home
    • Kebijakan Privasi
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Kontak Kami
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • News
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Yang Luput
    • Olahraga
    • Advertorial

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    Are you sure want to unlock this post?
    Unlock left : 0
    Are you sure want to cancel subscription?