• Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
Rabu, Februari 4, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Narata
  • Home
  • News
  • Indepth
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Home
  • News
  • Indepth
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
No Result
View All Result
Narata
No Result
View All Result

Kabar Gembira! Seekor Banteng Jawa Lahir di Cagar Alam Pananjung Pangandaran

by Redaksi
Juli 28, 2025
in Lingkungan
Banteng Jawa di Cagar Alam Pananjung Pangandaran. (Foto: BBKSDA Jawa Barat)

Banteng Jawa di Cagar Alam Pananjung Pangandaran. (Foto: BBKSDA Jawa Barat)

Narata.co, Jawa Barat — Kementerian Kehutanan mengumumkan kabar gembira mengenai kelahiran seekor Banteng Jawa (Bos javanicus javanicus) di Pusat Reintroduksi banteng Jawa Pangandaran, Cagar Alam Pananjung Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat, Minggu (27/7/2025).

Bayi banteng Jawa ini diperkirakan lahir pada pukul 06.00 WIB dari indukan bernama Uchi yang pernah dilepasliarkan bersama tiga ekor lainnya ke habitat alaminya di Pusat Rerintroduksi Banteng Jawa Pangandaran pada 11 Desember 2024. Kelahiran ini merupakan kelahiran pertama kali banteng Jawa yang berhasil dikembangbiakkan di Pusat Reintroduksi Banteng seluas 5 hektare tersebut.

Pusat Rerintroduksi Banteng Jawa Pangandaran ini memiliki konsep pengembangbiakan semi alami sejumlah dua pasang atau empat ekor banteng Jawa. Program reintroduksi di Cagar Alam Pananjung Pangandaran bertujuan untuk meningkatkan populasi banteng Jawa dengan keragaman genetik lebih baik. Pada tahun 2023, banteng Jawa di kawasan Pananjung Pangandaran sempat dinyatakan punah.

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Satyawan Pudyatmoko, mengatakan bayi banteng Jawa betina itu diberi nama Exploitasia. Saat ini tim medis Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat terus melakukan pemantauan anakan beserta induknya untuk memastikan kesehatan satwa. 

“Pak Menteri Kehutanan memberikan nama bayi banteng Jawa ini Exploitasia. Semoga terus tumbuh dan sehat serta menjadi penguat populasi banteng Jawa di Cagar Alam Pananjung, Pangandaran,” kata Satyawan melalui keterangan persnya, Senin (28/7/2025).

Kelahiran ini memberikan harapan baru bagi upaya pelestarian banteng Jawa dan membuktikan bahwa Pangandaran menjadi rumah yang ramah sekaligus habitat yang cocok untuk tumbuh dan berkembang biak bagi banteng jawa.

Tags: banteng-jawabbksda-jawa-baratjawa-baratsatwa-dilindungi
Redaksi

Redaksi

Next Post
Amir Simatupang saat mendengarkan vonis terhadap dirinya di Pengadilan Negeri Asahan atas kasus perdagangan sisik tenggiling seberat 1,18 Ton. (Foto: Istimewa)

Terdakwa Kasus Perdagangan 1,18 Ton Sisik Tenggiling di Asahan Dihukum Ringan

Recommended

Skuad Timnas Indonesia U-17 melakukan latihan di Doha menjelang Piala Dunia U-17 Qatar 2025. (Foto: Timnas Indonesia)

Garuda Muda Siap Tempur di Piala Dunia U-17 2025 Qatar

3 bulan ago
img 8182

Garuda Indonesia hingga Angkasa Pura Aviasi Minta Maaf Terkait Insiden Salah Tangkap Ketua NasDem Sumut

3 bulan ago

Popular News

    • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Tentang Kami
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Kontak Kami
    • Kebijakan Privasi

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • News
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Indepth
    • Olahraga
    • Advertorial

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    Are you sure want to unlock this post?
    Unlock left : 0
    Are you sure want to cancel subscription?