Minggu, Juli 19, 2026
No Result
View All Result
Narata
  • Home
  • News
  • Indepth
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Home
  • News
  • Indepth
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
No Result
View All Result
Narata
No Result
View All Result

Mana Lebih Sehat, Telur Ceplok atau Dadar? Ternyata Ini yang Membedakan

by Redaksi
Juli 18, 2026
in News
Keterangan: Telur ceplok dan dadar. (Foto: Mxxdesign via Unsplash)

Keterangan: Telur ceplok dan dadar. (Foto: Mxxdesign via Unsplash)

Narata.co – Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, Karina Rahmadia Ekawidyani, mengatakan telur ceplok dan telur dadar pada dasarnya memiliki kandungan gizi yang hampir sama. Perbedaan terutama dipengaruhi jumlah minyak dan bahan tambahan yang digunakan saat memasak.

“Secara umum tidak ada perbedaan kandungan gizi yang berarti antara telur ceplok dan telur dadar. Perbedaan biasanya adalah kandungan lemak, bergantung dari jumlah minyak yang digunakan untuk memasak,” kata Karina dalam keterangannya, Sabtu (18/7/2026).

Menurut Karina, telur dadar berpotensi mengandung kalori dan lemak lebih tinggi karena dalam proses memasaknya cenderung menyerap lebih banyak minyak. “Kandungan kalori juga dapat bertambah apabila telur dadar dicampur dengan bahan lain, seperti keju, tepung, sosis, atau daging cincang,” ujarnya.

Karina menjelaskan proses memasak justru dapat meningkatkan daya cerna protein dalam telur. Pemanasan menyebabkan protein mengalami denaturasi sehingga lebih mudah dicerna dan diserap tubuh.

“Proses memasak telur dapat meningkatkan daya cerna dan penyerapan protein hingga sekitar 91 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan telur mentah yang hanya sekitar 51 persen,” jelasnya.

Baca juga: Pakar Sebut Telur Ayam Bibit Tidak Layak Konsumsi, Ini Alasannya

Meski demikian, Karina mengingatkan telur sebaiknya tidak dimasak pada suhu terlalu tinggi dalam waktu lama. Menurutnya, suhu memasak yang dianjurkan berkisar 60–80 derajat Celsius. Pemanasan di atas 150–160 derajat Celsius disebut berpotensi merusak sebagian asam amino dan menurunkan kualitas gizi.

“Bagi masyarakat yang sedang menjaga berat badan, Karina menyarankan metode pengolahan tanpa minyak, seperti merebus, membuat telur rebus tanpa cangkang (poached egg), atau mengukus,” ungkapnya.

Telur ceplok maupun telur dadar, kata Karina, tetap dapat dikonsumsi dengan memperhatikan penggunaan minyak. Salah satu caranya dengan menggunakan wajan antilengket atau minyak semprot untuk mengurangi jumlah minyak saat memasak. Karina juga meluruskan anggapan bahwa kuning telur harus dihindari karena mengandung kolesterol. Kuning telur justru mengandung berbagai vitamin dan mineral penting.

Berdasarkan berbagai penelitian terbaru yang dirujuk Karina, konsumsi telur tidak terbukti meningkatkan risiko penyakit jantung. Peningkatan kolesterol darah, kata dia, lebih dipengaruhi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans yang dikonsumsi bersamaan dengan makanan sumber kolesterol.

“Telur tetap dapat menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang dengan memperhatikan metode pengolahan dan bahan tambahan yang digunakan,” ucap Karina.

Tags: IPB UniversityKesehatanMakananTelurTelur CeplokTelur Dadar
Redaksi

Redaksi

Next Post
Keterangan Foto: Indukan orang utan Sumatra melahirkan bayi jantan di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. (Sumber: BKSDA Aceh)

Empat Orang Utan Sumatra Hasil Rehabilitasi Bakal Dilepasliarkan ke Jambi

Recommended

Tiga maskot Piala Dunia 2026. (Foto: FIFA)

FIFA Luncurkan Tiga Maskot Resmi Piala Dunia 2026

10 bulan ago
Keterangan Foto: Timnas Sepak Bola Senegal menjadi juara Piala Afrika 2025. (Sumber: Instagram @Footballsenegal)

CAF Putuskan Senegal Kalah WO, Maroko Menang 3-0 di Final AFCON 2025

4 bulan ago

Popular News

    • Home
    • Kebijakan Privasi
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Kontak Kami
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • News
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Indepth
    • Olahraga
    • Advertorial

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    Are you sure want to unlock this post?
    Unlock left : 0
    Are you sure want to cancel subscription?