• Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
Rabu, Februari 4, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Narata
  • Home
  • News
  • Indepth
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Home
  • News
  • Indepth
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
No Result
View All Result
Narata
No Result
View All Result

Bulog Gelontorkan 1,3 Juta Ton Beras SPHP hingga Desember 2025

by Ghiyatuddin
September 19, 2025
in Advertorial, News
Ahmad Rizal Ramdhani

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Petisah atau Pasar Bawah Medan, Jumat (19/9/2025). (Foto: Istimewa)

Narata.co, Medan – Bulog telah menyalurkan sekitar 400 ribu ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), atau hampir 30 persen dari target nasional 1,3 juta ton. Penyaluran diproyeksikan rampung hingga Desember 2025.

Hal itu dikatakan Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Petisah atau Pasar Bawah Medan, Jumat (19/9/2025).

Sidak dilakukan Dirut Bulog untuk memastikan penyaluran beras SPHP berjalan lancar. Sidak ini dilakukan usai mendampingi kegiatan Menko Pangan di Kota Medan.

Selain beras, Bulog juga memastikan penyaluran minyak goreng dan gula berjalan lancar. Bahkan, bantuan pangan bagi 18,2 juta keluarga penerima manfaat akan digulirkan pada September dan Oktober 2025.

“Syukur alhamdulillah, kita saksikan bersama bahwa beras SPHP sudah tersalur di pasar-pasar tradisional. Ini untuk meyakinkan publik bahwa masyarakat tidak perlu bimbang dan ragu, beras pemerintah sudah menyasar ke seluruh pasar tradisional di Indonesia. Masyarakat bisa membeli dengan harga murah dan flat, sehingga dapat meringankan beban,” kata Dirut Bulog.

Dijelaskan, sesuai hasil rapat koordinasi, penyaluran beras SPHP memiliki 7 saluran distribusi. Mulai dari pengecer pasar tradisional, koperasi, institusi pemerintah seperti TNI/Polri maupun Pemda, RPK binaan Bulog, kerja sama dengan BUMN pangan, hingga retailer modern.

“Semuanya kita libatkan agar beras ini sampai ke seluruh penjuru tanah air,” tegasnya.

Terkait harga beras yang masih berfluktuasi di lapangan, Dirut Bulog menegaskan Harga Eceran Tertinggi (HET) sudah diatur berdasarkan zonasi.

“Kalau gerakan pangan murah yang dilakukan TNI, Polri, maupun Pemda itu sifatnya insidentil, seperti bazar. Jadi harga bisa lebih rendah lagi,” jelasnya.

Bulog berkomitmen tetap menyerap gabah petani dengan harga maksimal Rp6.500 per kilogram sesuai petunjuk teknis terbaru.

“Petani tidak perlu ragu, Bulog tetap menyerap gabah mereka dengan harga yang ditetapkan,” pungkasnya.

Tags: Ahmad Rizal RamdhaniBerasBeras SPHPBulogDirut BulogKota MedanPasar PetisahPasar TradisionalSidak
Ghiyatuddin

Ghiyatuddin

Next Post
Tour de Bank 2025 CIMB Niaga (Foto: Narata/rep)

Tingkatkan Pemahaman Keuangan Sejak Dini Lewat Tour de Bank 2025 CIMB Niaga 

Recommended

whatsapp image 2025 07 29 at 16.50.04

Mencetak Pelaku Usaha Maju dan Naik Kelas Lewat Pertamina UMK Academy 2025

6 bulan ago
Pemindahan napi

34 Narapidana Berisiko Tinggi Lapas Kelas I Medan Dipindah Ke Nusakambangan

4 bulan ago

Popular News

    • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Tentang Kami
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Kontak Kami
    • Kebijakan Privasi

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • News
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Indepth
    • Olahraga
    • Advertorial

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In
    Are you sure want to unlock this post?
    Unlock left : 0
    Are you sure want to cancel subscription?