Selasa, Agustus 11, 2026
No Result
View All Result
Narata
  • Home
  • News
  • Yang Luput
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Home
  • News
  • Yang Luput
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
No Result
View All Result
Narata
No Result
View All Result

Bulog Gelontorkan 1,3 Juta Ton Beras SPHP hingga Desember 2025

by Ghiyatuddin
September 19, 2025
in Advertorial, News
Ahmad Rizal Ramdhani

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Petisah atau Pasar Bawah Medan, Jumat (19/9/2025). (Foto: Istimewa)

Narata.co, Medan – Bulog telah menyalurkan sekitar 400 ribu ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), atau hampir 30 persen dari target nasional 1,3 juta ton. Penyaluran diproyeksikan rampung hingga Desember 2025.

Hal itu dikatakan Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Petisah atau Pasar Bawah Medan, Jumat (19/9/2025).

Sidak dilakukan Dirut Bulog untuk memastikan penyaluran beras SPHP berjalan lancar. Sidak ini dilakukan usai mendampingi kegiatan Menko Pangan di Kota Medan.

Selain beras, Bulog juga memastikan penyaluran minyak goreng dan gula berjalan lancar. Bahkan, bantuan pangan bagi 18,2 juta keluarga penerima manfaat akan digulirkan pada September dan Oktober 2025.

“Syukur alhamdulillah, kita saksikan bersama bahwa beras SPHP sudah tersalur di pasar-pasar tradisional. Ini untuk meyakinkan publik bahwa masyarakat tidak perlu bimbang dan ragu, beras pemerintah sudah menyasar ke seluruh pasar tradisional di Indonesia. Masyarakat bisa membeli dengan harga murah dan flat, sehingga dapat meringankan beban,” kata Dirut Bulog.

Dijelaskan, sesuai hasil rapat koordinasi, penyaluran beras SPHP memiliki 7 saluran distribusi. Mulai dari pengecer pasar tradisional, koperasi, institusi pemerintah seperti TNI/Polri maupun Pemda, RPK binaan Bulog, kerja sama dengan BUMN pangan, hingga retailer modern.

“Semuanya kita libatkan agar beras ini sampai ke seluruh penjuru tanah air,” tegasnya.

Terkait harga beras yang masih berfluktuasi di lapangan, Dirut Bulog menegaskan Harga Eceran Tertinggi (HET) sudah diatur berdasarkan zonasi.

“Kalau gerakan pangan murah yang dilakukan TNI, Polri, maupun Pemda itu sifatnya insidentil, seperti bazar. Jadi harga bisa lebih rendah lagi,” jelasnya.

Bulog berkomitmen tetap menyerap gabah petani dengan harga maksimal Rp6.500 per kilogram sesuai petunjuk teknis terbaru.

“Petani tidak perlu ragu, Bulog tetap menyerap gabah mereka dengan harga yang ditetapkan,” pungkasnya.

Tags: Ahmad Rizal RamdhaniBerasBeras SPHPBulogDirut BulogKota MedanPasar PetisahPasar TradisionalSidak
Ghiyatuddin

Ghiyatuddin

Next Post
Tour de Bank 2025 CIMB Niaga (Foto: Narata/rep)

Tingkatkan Pemahaman Keuangan Sejak Dini Lewat Tour de Bank 2025 CIMB Niaga 

Recommended

Keterangan Foto: BYD menggelar Tech Culture Fest di Lotte Grosir, Kota Medan. (Sumber: BYD)

BYD Perluas Edukasi Kendaraan Listrik Lewat Tech Culture Fest di Medan

2 bulan ago
Seekor gajah Sumatera bernama Kalistha Lestari (Tari) ditemukan mati di Taman Nasional Tesso Nilo, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Rabu 10 September 2025. (Foto: Dokumen TN Tesso Nilo)

Taman Nasional Tesso Nilo Ungkap Penyebab Kematian Gajah Tari

11 bulan ago

Popular News

    • Home
    • Kebijakan Privasi
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Kontak Kami
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • News
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Yang Luput
    • Olahraga
    • Advertorial

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    Are you sure want to unlock this post?
    Unlock left : 0
    Are you sure want to cancel subscription?