Rabu, Agustus 5, 2026
No Result
View All Result
Narata
  • Home
  • News
  • Yang Luput
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Home
  • News
  • Yang Luput
  • Komunitas
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Advertorial
No Result
View All Result
Narata
No Result
View All Result

Dosen USU Ajak Generasi Muda Selektif terhadap Tren Budaya Asing

by Ghiyatuddin
Oktober 28, 2025
in Advertorial, News
img 0419

Narata.co, Medan – Dosen Program Studi Sastra Melayu Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (FIB USU), Arie Azhari Nasution, mengajak generasi muda untuk lebih selektif dalam menyikapi tren budaya asing yang semakin marak di era digital.

Hal itu disampaikan Arie saat menjadi pembicara dalam dialog kebudayaan di Gedung Pancasila USU, Selasa (28/10/2025). Kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-34 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater “O” USU yang digelar mulai 28 hingga 31 Oktober 2025.

Menurut Arie, budaya merupakan hasil cipta, rasa, dan karsa manusia dalam menjalani kehidupan sehari-hari, sehingga keberadaannya akan terus ada selama peradaban manusia masih berlangsung.

“Budaya terbentuk dari aktivitas dan kebiasaan masyarakat yang terus dilakukan setiap hari, dan ia akan terus ada selama manusia masih ada,” ujarnya.

Namun, ia menekankan bahwa pelestarian budaya lokal tetap harus dilakukan untuk mengantisipasi hilangnya nilai-nilai kearifan lokal yang tergerus oleh pengaruh budaya luar.

“Sekarang ini banyak terjadi pergeseran nilai yang dipengaruhi oleh kehadiran budaya asing yang lebih diminati, terutama oleh generasi milenial dan generasi setelahnya,” kata Arie.

Ia menjelaskan, pesatnya perkembangan teknologi informasi secara tidak langsung turut mempromosikan budaya asing kepada masyarakat, terutama kalangan muda. Karena itu, masyarakat perlu peduli terhadap eksistensi budaya lokal agar tidak kehilangan jati diri.

“Jangan sekadar mengikuti tren yang sedang ramai di media. Kita harus selektif juga,” pesannya.

Arie menambahkan, generasi muda perlu terus menggali wawasan tentang budaya agar mampu membedakan nilai-nilai yang sesuai dengan karakter bangsa.

“Manusia yang berbudaya adalah manusia yang sadar membedakan kebiasaan baik dan buruk serta berperilaku berdasarkan kebiasaan yang baik. Jangan sekadar ikut-ikutan tren,” tegasnya.

Dialog kebudayaan tersebut menghadirkan Arie Azhari Nasution sebagai pembicara tunggal dan dimoderatori oleh Faradilla, mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia FIB USU.

Tags: Arie Azhari NasutionDialog BudayaPelestarian BudayaTeater O USUUlang Tahun Teater O USUUSU
Ghiyatuddin

Ghiyatuddin

Next Post
KAJ Jawa Timur saat konferensi pers advokasi perkara kekerasan terhadap jurnalis Beritajatim.com. (Foto: Dok KAJ Jawa Timur)

KAJ Desak Polda Jatim Ambil Alih Kasus Kekerasan terhadap Jurnalis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Keterangan foto: Persiapan PSMS Medan menjelang pertandingan lawan Sumsel United di Stadion Utama Sumatra Utara, Sabtu 14 Februari 2026, putaran ketiga Liga 2 Championship. (Sumber: Media official PSMS)

Selisih Lima Poin, PSMS Siap Pangkas Jarak dari Sumsel United

6 bulan ago
Bek Persib Bandung, Frans Putros. (Foto: Instagram @fransputros)

Debut Manis Bek Persib Bandung Usai Tekuk Semen Padang 

12 bulan ago

Popular News

    • Home
    • Kebijakan Privasi
    • Kode Etik Jurnalistik
    • Kontak Kami
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Redaksi
    • Tentang Kami

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • News
    • Komunitas
    • Lingkungan
    • Yang Luput
    • Olahraga
    • Advertorial

    Copyright © 2025. Narata.co. All rights reserved.

    Are you sure want to unlock this post?
    Unlock left : 0
    Are you sure want to cancel subscription?