Narata.co – Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, memuji perjuangan anak asuhnya setelah membawa pulang tiga poin dari markas PSGC Ciamis. PSMS menang 2-1 dalam lanjutan kompetisi yang berlangsung di Stadion Galuh, Ciamis, Sabtu (31/10/2026) sore WIB.
Eko mengaku bersyukur atas kemenangan tersebut, terlebih timnya harus menghadapi tekanan di kandang lawan. Menurutnya, para pemain menunjukkan perjuangan maksimal hingga pertandingan berakhir.
“Alhamdulillah, hasil yang patut disyukuri. Dapat tiga poin lagi, walaupun laga away. Kami patut bersyukur,” kata Eko seusai pertandingan.
Dia juga mengapresiasi kerja keras pemain meskipun PSMS sempat kebobolan melalui titik penalti pada masa tambahan waktu babak kedua.
“Perjuangan pemain luar biasa sampai menit terakhir pertandingan. Walaupun tadi terlepas ada penalti, yang pasti kami syukuri dapat poin penuh hari ini,” ujarnya.
Kemenangan PSMS ditentukan oleh dua gol Phillerson. Winger asal Brasil itu membuka keunggulan tim tamu pada menit ke-23.
Phillerson kembali mencatatkan namanya di papan skor menjelang turun minum. Memanfaatkan umpan Ikhsan Chan pada menit ke-45+2, dia menggiring bola sebelum melepaskan tendangan yang gagal diantisipasi kiper PSGC, Yofan Pranata.
PSMS menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Memasuki babak kedua, PSGC berusaha meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan. Namun, pertahanan PSMS mampu menjaga keunggulan hingga pertandingan memasuki masa tambahan waktu.
PSGC akhirnya memperkecil ketertinggalan melalui penalti Ezechiel N’Douassel pada menit ke-90+7. Meski demikian, PSMS mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan tersebut tidak terlepas dari kedisiplinan pemain dalam menjalankan pola permainan yang telah dipersiapkan selama latihan.
“Kami bermain dengan pola permainan sendiri. Yang pasti perjuangan pemain luar biasa, terlihat dari latihan beberapa hari ini, terlepas Ciamis main seperti apa,” tutur Eko.
Baca juga: PSMS Siap Tempur di Kandang PSGC, Ayam Kinantan Antisipasi Ancaman Ezechiel N’Douassel
Eko juga mengingatkan para pemain agar tidak meremehkan lawan mana pun. Eko secara khusus menyoroti keberadaan striker PSGC, Ezechiel N’Douassel yang dinilainya memiliki potensi ancaman.
“Semua pertandingan kami waspadai. Salah satunya dari Ciamis itu striker Ezechiel N’Douassel, terbukti dia mencetak gol dari titik penalti,” katanya.
Penyerang PSMS, Taufik Hidayat, turut menyambut positif kemenangan tersebut. Dia berharap tambahan tiga poin di kandang lawan dapat membantu tim menjaga konsistensi dalam persaingan memperebutkan tiket promosi.
“Alhamdulillah, bisa mencuri poin di kandang lawan. Ini bagus buat tim kita. Semoga kita bisa konsisten terus ke depannya dan bisa lolos, insyaallah, ke Liga 1,” ujar Taufik.
Setelah kemenangan tersebut, PSMS akan menghadapi Persija Jakarta dalam lanjutan I.League Cup, Selasa (3/11/2026) pukul 19.00 WIB. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Sumatra Utara.
Eko memastikan timnya akan mempersiapkan pemain terbaik untuk menghadapi klub ibu kota tersebut.
“Pemain yang kami mainkan yang terbaik. Kami main di home, apalagi lawan kita Persija,” katanya.
Tambahan tiga poin dari Ciamis membuat PSMS semakin dekat dengan pemuncak klasemen sementara Grup A, PSPS Pekanbaru. PSMS kini mengoleksi 17 poin dari delapan pertandingan, terpaut dua poin dari PSPS yang mengumpulkan 19 poin.
Hasil positif tersebut menjadi modal penting bagi Ayam Kinantan untuk menjaga persaingan dalam upaya meraih tiket promosi ke Liga 1 atau Super League.


